Universitas Nusa Cendana (Undana) pada September 2025 lalu kembali mencetak sejarah dengan melahirkan generasi unggul melalui upacara wisuda periode ke-3 tahun 2025 yang berlangsung secara khidmat di Graha Cendana, Kampus Undana. Dalam momen penuh haru dan kebanggaan ini, sebanyak 2.063 wisudawan resmi dikukuhkan dari berbagai jenjang pendidikan: doktor, magister, profesi, sarjana, dan diploma.

Momen istimewa ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik para lulusan, tetapi juga menjadi simbol dari keberhasilan Undana sebagai institusi pendidikan yang terus melahirkan insan-insan berintegritas, cerdas, dan siap mengabdi bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur dan Indonesia pada umumnya.
Dari ribuan lulusan, sembilan orang berhasil meraih predikat wisudawan terbaik. Mereka bukan sekadar lulusan dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga individu yang menunjukkan keteladanan dalam semangat belajar, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial yang tinggi. Setiap nama yang disebutkan mengundang tepuk tangan meriah dan deraian air mata haru dari keluarga, dosen, dan hadirin yang memenuhi Graha Cendana.
Di balik keberhasilan para wisudawan terbaik ini, ada kisah-kisah penuh perjuangan dan pengorbanan. Tak sedikit dari mereka yang menghadapi tantangan finansial, tekanan akademik, dan beban organisasi, namun tetap mampu menyelesaikan studinya dengan gemilang. Yang paling menonjol adalah peran keluarga—terutama orang tua—yang menjadi sumber dukungan moril dan materiil. Kepercayaan yang diberikan oleh keluarga kepada anak-anak mereka terbukti menjadi kekuatan utama yang menghantarkan mereka meraih gelar akademik yang diimpikan.
Dari seluruh peserta wisuda, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) tercatat sebagai fakultas dengan jumlah lulusan terbanyak, yakni 284 orang. Mereka berasal dari 16 program studi berbeda, masing-masing berkontribusi terhadap keberagaman dan kekuatan akademik Undana:
Pendidikan Bimbingan dan Konseling – 11 wisudawan
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia – 21 wisudawan
Pendidikan Bahasa Inggris – 34 wisudawan
Pendidikan Ekonomi – 13 wisudawan
Pendidikan Fisika – 17 wisudawan
Pendidikan Biologi – 21 wisudawan
Pendidikan Geografi – 20 wisudawan
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) – 8 wisudawan
Pendidikan Sekolah Dasar (SD) – 47 wisudawan
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) – 6 wisudawan
Pendidikan Kimia – 15 wisudawan
Pendidikan Luar Sekolah (PLS) – 5 wisudawan
Pendidikan Matematika – 15 wisudawan
Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) – 20 wisudawan
Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) – 7 wisudawan
Pendidikan Sejarah – 16 wisudawan
Kisah Inspiratif Maher Syalal Hasybas Buraen, S.Pd
Di antara para lulusan FKIP, nama Maher Syalal Hasybas Buraen, S.Pd dari Program Studi Pendidikan Sejarah patut mendapatkan sorotan khusus dengan IPK 3.62 dengan pujian. Sebagai salah satu dari 2.063 wisudawan, Maher tampil membawa semangat yang kuat dan konsisten sejak awal perkuliahan. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini serta ucapan terima kasih kepada para dosen yang telah membimbing dan membentuk karakternya selama masa studi.

Maher juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab akademik dan kegiatan organisasi. “Tekanan sebagai mahasiswa memang sangat besar. Tapi keluarga selalu hadir memberikan semangat. Itu yang membuat saya mampu bertahan dan menyelesaikan studi dengan baik,” ungkapnya dengan penuh haru.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pihak keluarga, terutama kedua orang tuanya yang telah menjadi fondasi utama dalam perjalanan panjangnya meraih gelar sarjana. Peran orang tua sebagai pendukung utama—baik secara moral maupun finansial—menjadi bukti bahwa keberhasilan mahasiswa adalah hasil kolaborasi antara individu, institusi, dan keluarga.
Rektor Universitas Nusa Cendana, Prof. Dr. Maxs U. E. Sanam, M.Sc, dalam sambutannya memberikan pesan yang menginspirasi kepada para wisudawan. Beliau menekankan bahwa dengan bekal ilmu pengetahuan dan integritas yang ditanamkan selama masa studi, para lulusan Undana diharapkan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Jadilah lulusan yang tidak hanya pandai secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Undana bangga mengantarkan Anda ke gerbang kehidupan baru. Jangan pernah berhenti belajar dan teruslah memberi makna bagi sesama,” pesan Rektor Sanam.
Upacara wisuda ini bukan hanya akhir dari sebuah proses pendidikan formal, tetapi awal dari pengabdian nyata di dunia kerja dan masyarakat. 2.063 wisudawan Universitas Nusa Cendana tahun ini adalah cerminan dari semangat generasi Flobamorata yang siap berkontribusi di berbagai sektor pembangunan.
Mereka datang dari latar belakang yang berbeda, namun menyatu dalam semangat Undana: unggul, berdedikasi, dan berintegritas. Di pundak merekalah harapan masyarakat Nusa Tenggara Timur dan bangsa Indonesia disematkan.
Semoga setiap ilmu dan nilai yang ditanamkan selama di bangku kuliah menjadi bekal berharga dalam menapaki kehidupan, membangun daerah, dan mengharumkan nama almamater tercinta—Universitas Nusa Cendana.
Oleh: Soleman Buraen-Rumah pendidikan

Beri Komentar