SMP Negeri 1 Amfoang Utara secara resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026 dengan dua metode sekaligus: offline dan online. Langkah ini dilakukan tidak hanya untuk menjangkau lebih banyak calon peserta didik, tetapi juga sebagai upaya membangun budaya digital di lingkungan sekolah.
SPMB secara online telah dibuka sejak Senin hingga Sabtu, 23 – 28 Juni 2025, dan dapat diakses oleh siapa saja yang memiliki koneksi internet melalui perangkat Android atau komputer.
Sementara itu, pendaftaran secara offline akan digelar di sekolah pada tanggal 3 hingga 5 Juli 2025. Dengan sistem ganda ini, pihak sekolah memberikan ruang yang luas bagi calon murid dan orang tua untuk menyesuaikan cara pendaftaran sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing.
Kepala UPTD SMP Negeri 1 Amfoang Utara, Soleman Buraen, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan pendaftaran secara online bukan hanya soal kemudahan teknis, tetapi juga sebagai bentuk edukasi digital bagi seluruh warga sekolah.
“Kita mulai dari formulir yang bisa diisi secara online, untuk membiasakan warga sekolah dengan segala hal yang berbau digital,” kata Buraen.
Menurut Buraen, saat ini hampir semua hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan membutuhkan kecakapan digital. Mulai dari mencari informasi beasiswa, mengikuti perkuliahan, hingga memasarkan produk atau karya siswa, semuanya berbasis digital. Oleh karena itu, pendaftaran online menjadi langkah awal yang strategis agar siswa dan orang tua mulai terbiasa dengan dunia digital.
Lebih lanjut, Buraen menjelaskan bahwa dalam proses pendaftaran online, warga sekolah akan belajar banyak hal yang penting dan aplikatif.
“Kita juga gelar SPMB secara online biar warga sekolah juga tingkatkan kecakapan digital mereka. Kita mulai dari bagaimana mereka mengakses informasi, bagaimana mereka harus berliterasi untuk mengisi informasi jenis kebutuhan khusus anak, bagaimana mereka berliterasi untuk memahami posisi lintang dan bujur koordinat tempat tinggal untuk diisi, bagaimana berliterasi untuk mengkonversi file yang mau diunggah ke bentuk file pdf, bagaimana cara membuat pas foto menggunakan aplikasi, dan berbagai hal semacam. Sekarang rata-rata semua sudah ada HP android sehingga warga sekolah perlu dibiasakan juga,” jelasnya.
Melalui pendekatan ini, pihak sekolah berharap tidak hanya sekadar menerima siswa baru, tetapi juga membangun generasi yang siap dengan tantangan era digital. Oleh karena itu, Buraen mengimbau para orang tua agar mendukung pendaftaran online dan tidak keberatan mengikuti prosedur yang ada.
“Kami berharap agar para orang tua tidak keberatan dan bisa melakukan pendaftaran secara online sehingga tujuan pihak sekolah untuk menggelar SPMB secara online bisa tercapai,” ungkapnya.
Namun demikian, bagi orang tua atau murid yang mengalami kendala teknis dalam proses pendaftaran online, bantuan tersedia.
“Jika orang tua murid dan murid belum bisa mendaftar secara online, bisa meminta bantuan pada kerabat atau para guru SMPN 1 Amfoang Utara untuk dibantu,” tegas Buraen.
Buraen juga memastikan bahwa pendaftaran secara offline tetap disiapkan sebagai opsi alternatif agar tidak ada calon siswa yang tertinggal dalam proses ini.
Terakhir, Buraen memastikan bahwa tim guru yang tergabung dalam panitia SPMB akan memverifikasi seluruh data dan berkas pendaftaran online. Dengan demikian, orang tua dan siswa tidak perlu khawatir jika ada kekeliruan dalam pengisian formulir, karena semua akan dikonfirmasi dan diperbaiki bersama demi kelancaran proses penerimaan.
Untuk Mendaftar secara online, bisa mengunjungi beranda website SMPN 1 Amfoang Utara lalu klik menu: PENDAFTARAN ONLINE MURID BARU TP 2025/2026 atau silahkan KLIK DAFTAR
Jika membutuhkan panduan teknis, warga sekolah dapat langsung menghubungi pihak panitia di SMPN 1 Amfoang Utara.

Beri Komentar