Senin, 06-04-2026
  • SMPN 1 Amfoang Utara, Sekolah untuk Membentuk Karakter Pancasila.

Di Antara Bintang-Bintang

Diterbitkan : - Kategori : Cerita Pendek

Saya baca sebuah  kisah di sebuah desa kecil yang dikelilingi perbukitan hijau, hiduplah seorang anak laki-laki bernama Astaga. Sejak kecil, Astaga  selalu memandang langit malam dengan penuh kekaguman. Dan Iya berkata”Aku ingin menjadi seorang astronot,” bisiknya suatu malam sambil menunjuk bintang-bintang yang berkelap-kelip.

Teman-temannya sering menertawakannya. “Mustahil, Astaga! Di sini tidak ada sekolah untuk jadi astronot. Lagipula, kita hanya anak desa,” kata salah seorang temannya. Namun, Astaga tidak peduli. Setiap malam, ia membaca buku tentang luar angkasa yang dipinjamnya dari perpustakaan kecil di sekolahnya. Ia menggambar roket, planet, dan bintang di buku catatannya, seolah-olah mimpi itu semakin nyata setiap harinya.

Ketika lulus SMA, Astaga mendaftar beasiswa ke universitas ternama di kota besar untuk belajar fisika. Banyak yang meragukannya, bahkan keluarganya sendiri khawatir. “Jangan bermimpi terlalu tinggi, Anak. Nanti kau jatuh dan kecewa,”nanti anak dapat gelar 3S anak itu bertanya 3S itu apa ibu? 3S itu singkatan dari Stress,Struk dan stop kata ibunya dengan lembut.

Tapi Astaga hanya tersenyum. “Ibu, Bu Guru pernah bilang, ‘Gantungkan cita-citamu setinggi mungkin. Bermimpilah setinggi langit. Jika kau jatuh, kau akan jatuh di antara bintang-bintang.’ Aku tidak takut jatuh, karena sekalipun aku gagal, setidaknya aku sudah mencoba meraih sesuatu yang besar.”

Perjuangan Astaga tidak mudah. Ia gagal berkali-kali dalam ujian, hampir putus asa, dan sempat ingin menyerah. Tapi setiap kali ia melihat langit malam, ia teringat mimpinya. Akhirnya, setelah bertahun-tahun berusaha, Astaga berhasil mendapatkan kesempatan magang di lembaga antariksa. Ia belum menjadi astronot, tetapi ia sudah satu langkah lebih dekat.

Suatu hari, proyek satelit yang ia kerjakan berhasil diluncurkan ke orbit. Saat melihat satelit itu membawa namanya kecil di salah satu komponennya, Astaga tersenyum. Ia mungkin belum mencapai langit, tetapi ia sudah berada di antara bintang-bintang.

 

Pesan Moral buat  peserta didik yang masih sekolah:
Jangan takut bermimpi besar. Sekalipun kau belum mencapai tujuan tertinggimu, perjuanganmu akan membawamu ke tempat yang lebih baik daripada jika kau tidak mencoba sama sekali. Karena seperti kata pepatah, “Jika kau jatuh, kau akan jatuh di antara bintang-bintang.”

 

by Soleman Buraen, 07Februari 2024

 

 

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan