Senin, 06-04-2026
  • SMPN 1 Amfoang Utara, Sekolah untuk Membentuk Karakter Pancasila.

Pendaftaran Murid Baru Secara Online di SMPN 1 Afatar Buka Hingga 3 Juli

Diterbitkan : - Kategori : Berita Pendidikan

SMP Negeri 1 Amfoang Utara (Afatar) di Naikliu, Kecamatan Amfoang Utara sementara menggelar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2025/2026 saat ini. Proses penerimaan ini dilaksanakan melalui dua jalur, yakni secara online dan offline, guna memberikan kemudahan akses bagi calon murid dan orang tua.

Sekretaris Panitia SPMB SMPN 1 Afatar, Christiana Riwu Kana, S.Pd. menyampaikan, pendaftaran secara online telah dibuka sejak 23 Juni 2025 dan awalnya dijadwalkan akan ditutup pada 28 Juni 2025, namun, demi memberikan kesempatan lebih luas kepada calon pendaftar, pihak sekolah memutuskan untuk memperpanjang masa pendaftaran online hingga 3 Juli 2025.

Setelah itu, kata Christiana, proses pendaftaran akan dilanjutkan secara offline pada tanggal 3 hingga 5 Juli 2025.

“Hingga saat ini, sudah ada belasan calon murid baru yang mendaftar secara online. Kami menyampaikan apresiasi kepada para orang tua calon murid SMPN 1 Afatar yang sudah berusaha untuk mendaftar secara online,” ujar Christiana.

Christiana Riwu Kana, S.Pd.

Christiana menambahkan, meskipun sistem pendaftaran online ini merupakan hal baru bagi sebagian besar orang tua, namun antusiasme dan kemauan mereka untuk mencoba menunjukkan bahwa masyarakat mulai terbuka terhadap penggunaan teknologi dalam pendidikan.

“Saya optimis, agenda sekolah untuk membiasakan warga sekolah dengan berbagai proses yang berhubungan dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) demi mengoptimalkan proses pembelajaran, bisa diterima dengan baik,” jelas Christiana.

Namun demikian, Christiana juga mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis dalam pelaksanaan SPMB online, salah satunya adalah formulir online yang sebelumnya mewajibkan unggahan dokumen seperti Kartu KIP, PKH, atau KIS yang menyebabkan beberapa calon murid belum bisa mendaftar karena tidak memiliki kartu-kartu tersebut.

“Kami sudah seting kembali formulir agar yang tidak punya kartu tersebut tidak wajib unggah, sehingga kami perpanjang waktu SPMB online hingga 3 Juli. Biar semua calon murid baru dan orang tua yang belum mendaftar secara online bisa daftar,” tegas Christiana.

Dengan perpanjangan waktu SPMB secara online, Christiana berharap semua anak usia sekolah di wilayah Amfoang Utara yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP dapat terlayani dengan baik, tanpa terkendala oleh sistem pendaftaran.

Sebelumnya, Kepala UPTD SMP Negeri 1 Amfoang Utara, Soleman Buraen, S.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan pendaftaran secara online bukan hanya soal kemudahan teknis, tetapi juga sebagai bentuk edukasi digital bagi seluruh warga sekolah.

“Kita mulai dari formulir yang bisa diisi secara online, untuk membiasakan warga sekolah dengan segala hal yang berbau digital,” kata Buraen.

Menurut Buraen, saat ini hampir semua hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan membutuhkan kecakapan digital. Mulai dari mencari informasi beasiswa, mengikuti perkuliahan, hingga memasarkan produk atau karya siswa, semuanya berbasis digital. Oleh karena itu, pendaftaran online menjadi langkah awal yang strategis agar siswa dan orang tua mulai terbiasa dengan dunia digital.

Soleman Buraen, S.Pd.

Lebih lanjut, Buraen menjelaskan bahwa dalam proses pendaftaran online, warga sekolah akan belajar banyak hal yang penting dan aplikatif.

“Kita juga gelar SPMB secara online biar warga sekolah juga tingkatkan kecakapan digital mereka. Kita mulai dari bagaimana mereka mengakses informasi, bagaimana mereka harus berliterasi untuk mengisi informasi jenis kebutuhan khusus anak, bagaimana mereka berliterasi untuk memahami posisi lintang dan bujur koordinat tempat tinggal untuk diisi, bagaimana berliterasi untuk mengkonversi file yang mau diunggah ke bentuk file pdf, bagaimana cara membuat pas foto menggunakan aplikasi, dan berbagai hal semacam. Sekarang rata-rata semua sudah ada HP android sehingga warga sekolah perlu dibiasakan juga,” jelasnya.

Melalui SPMB secara online, pihak sekolah berharap tidak hanya sekadar menerima siswa baru, tetapi juga membangun generasi yang siap dengan tantangan era digital. Oleh karena itu, Buraen mengimbau para orang tua agar mendukung pendaftaran online dan tidak keberatan mengikuti prosedur yang ada.

“Kami berharap agar para orang tua tidak keberatan dan bisa melakukan pendaftaran secara online sehingga tujuan pihak sekolah untuk menggelar SPMB secara online bisa tercapai,” ungkapnya.

Namun demikian, tegas Buraen, bagi orang tua atau murid yang mengalami kendala teknis dalam proses pendaftaran online, pihak sekolah melalui panitia SPMB sudah siap membantu.

Jika orang tua murid dan murid belum bisa mendaftar secara online, bisa meminta bantuan pada kerabat atau para guru SMPN 1 Amfoang Utara untuk dibantu,” tegas Buraen.

Buraen juga memastikan bahwa pendaftaran secara offline tetap disiapkan sebagai opsi alternatif agar tidak ada calon siswa yang tertinggal dalam proses ini.

Terakhir, Buraen memastikan bahwa tim guru yang tergabung dalam panitia SPMB akan memverifikasi seluruh data dan berkas pendaftaran online. Dengan demikian, orang tua dan siswa tidak perlu khawatir jika ada kekeliruan dalam pengisian formulir, karena semua akan dikonfirmasi dan diperbaiki bersama demi kelancaran proses penerimaan.

 

Untuk Mendaftar secara online, bisa mengunjungi beranda website SMPN 1 Amfoang Utara lalu klik menu: PENDAFTARAN ONLINE MURID BARU TP 2025/2026 atau silahkan KLIK DAFTAR

 

 

Jika membutuhkan panduan teknis, warga sekolah dapat langsung menghubungi pihak panitia di SMPN 1 Amfoang Utara.

 

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan